Perawatan luka yang tepat penting dilakukan karena kulit merupakan organ vital yang mengatur suhu tubuh, indra, dan menghasilkan vitamin. Luka yang dalam atau luas sebaiknya dirawat di klinik atau rumah sakit, sedangkan luka ringan bisa dirawat sendiri di rumah.
Aktivitas yang dilakukan di rumah seperti di dapur saat memotong bahan makanan, tanpa disengaja terkadang terdapat luka gores akibat kurang hati-hati, atau terbentur ujung meja sehingga menyebabkan luka memar di dahi dan bagian tubuh lainnya.
Agar bagian tubuh yang terluka dapat segera sembuh, penting sekiranya warga sedulur Banten mengetahui tentang cara merawat luka dari rumah. Berikut macam-macam luka dan cara mengobatinya.
- Luka iris atau luka sayat
Luka akibat teriris benda tajam seperti pisau, silet, pecahan kaca dan sebagainya, maka proses pengobata nnya perlu cuci terlebih dahulu bagian luka pada air yang mengalir, lalu tutup dengan plester antiseptik.
- Luka robek
Luka akibat benda yang merobek kulit dalam bentuk yang tidak beraturan, proses penyembuhannya yaitu cuci area luka dengan air bersih, kemudian beri cairan antiseptik dan tutup dengan plester antiseptik.
- Luka lecet
Jenis luka ini biasanya ditimbulkan akibat gesekan dengan benda kasar dan keras serta tidak terlalu tajam namun dapat mengeluarkan darah apabila terkena bagian tubuh. Pengobatannya bisa dilakukan dengan memberikan antiseptik dan posisi luka dibiarkan terbuka.
- Luka memar
Hampir setiap orang pernah merasakan luka memar akibat terkena benda tumpul yang menyebabkan pendarahan di bawah kulit (hematom). Luka ini tidak menimbulkan diskontinuitas jaringan epitel kulit sehingga pengobatannya cukup kompres air dingin sampai nyeri mereda atau hilang.
- Luka tusuk
Luka akibat tusukan benda tajam seperti paku, jarum, pisau atau gigitan biasanya lukanya lebih dalam dibandingkan dengan lebar luka. Jika warga sedulur Banten terkena luka tusuk maka jangan mencabut benda yang menusuk ke bagian tubuh, segera bawa untuk periksakan diri dan datangi fasilitas kesehatan.
- Luka bakar
Luka bakar bisa terjadi apabila terkena api, air panas, bahan kimia, listrik bahkan termasuk sinar matahari. Cara mengatasinya dengan cara mengurangi efek luka bakar dengan mengurangi paparan panas.
- Luka terinfeksi
Luka dikatakan terinfeksi apabila lukanya sudah terkontaminasi debu bercampur bakteri. Apabila tidak dirawat segera, maka infeksi dapat menyebar dan sulit disembuhkan. Jenis luka yang sering terinfeksi adalah luka tusuk karena debu dan kotoran yang sudah masuk pada area luka ini sulit dibersihkan.
Selain itu, dapat pula terjadi akibat pengantar luka berasal dari benda yang kotor dan berkarat. Proses perawatan lukanya bisa dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.